shandyismeshandyisme

» biangweb

Indonesia : Lebih Baik dan Terbaik
Published on Monday, April 19, 2010 by shandyisme Nama : Wendy Achmmad Mustaqim Alamat Blog : www.macnature.com JUARA 2 Kontes Blog Mimpiku Untukmu Indonesiaku “Ketika sebuah bangsa berdiri, pasti ada suatu tujuan bersama untuk menggapai suatu impian. Impian itu pasti berisi harapan-harapan baik dan sebuah prestasi yang membanggakan. Tak hanya itu, impian sebuah bangsa pastinya adalah menjadikan warganya memiliki kepastian hidup dan kebahagiaan.” Paragraf diatas hanyalah sedikit kata-kata sebagai bahan renungan kita sebagai salah satu komponen Bangsa Indonesia. Sebagai bangsa yang sudah merdeka sejak tahun 1945, maka perlulah kiranya kita melihat kilas balik mengenai lika-liku kehidupan bangsa kita. Semua menjadi rangkaian peristiwa yang akan tertuliskan dalam buku waktu pergantian zaman. Belajar dari masa lalu bangsa Indonesia, saya dan setiap warga negara Indonesia pasti memiliki banyak sekali harapan-harapan. Harapan-harapan yang memimpikan Bangsa Indonesia lebih baik dan menjadi yang terbaik. Meskipun pengertian bangsa yang baik itu relatif, saya akan berbagi sedikit mengenai apa yang kiranya akan manjadikan bangsa Indonesia ini bangsa yang lebih baik dan terbaik. Nah, kita tahu jika kemajuan suatu bangsa tidak hanya tergantung pada satu hal saja. Faktor-faktor kesuksesan suatu bangsa untuk menjadi lebih baik sangatlah beragam. Mulai dari aspek ketatanegaraan hingga aspek-aspek dasar yang harus dipegang setiap warganya. Hal tersebut merupakan konsep dasar yang sangat penting dalam membangun bangsa. Berawal dari beberapa hal di atas, banyak hal-hal yang menjadi harapan saya bagi bangsa Indonesia kedepan, agar Bangsa Indonesia menjadi bangsa yang lebih baik dan terbaik untuk semuanya. Berikut adalah beberapa harapan atau impian saya untuk bangsa kita ini demi kebaikan masa depannya. Persatuan, Modal Utama Kemajuan Bangsa Indonesia sebagaimana kita tahu adalah suatu bangsa yang multikulturalis. Multikulturalis artinya adalah sebuah bangsa yang terdiri dari berbagai macam komponen masyarakat, baik asal maupun adat istiadatnya. Hal tersebut sangat brkaitan dengan semboyan bangsa kita, yaitu Bhinneka Tunggal Ika, berbeda-beda tetapi tetap satu. Oleh karena itulah persatuan menjadi suatu modal yang mutlak harus dipenuhi dalam mencapai kemajuan. Berawal dari hal di atas, sekaligus melihat kondisi apa yang terjadi beberapa tahun terakhir, saya ingin Indonesia merubah segalanya. Maksud merubah segalanya disini bukan kita berubah jadi apa, akan tetapi menyusun kembali kekuatan persatuan yang saya rasa agak luntur beberapa tahun belakangan. Kurangnya rasa persatuan dapat kita lihat dengan adanya beberapa gerakan separatis, yang memicu perpecahan antara sesama bangsa Indonesia. Oleh karena itu, saya harap ...
Jeritan Anak Jalanan
Published on Friday, April 16, 2010 by shandyisme Nama  : Nafsul Muthmainah Alamat blog : http://inamuth2.blogspot.com JUARA 1 Kontes Blog Mimpiku Untukmu Indonesiaku Aku terbangun dari kotor dan dinginnya bawah jembatan ini. Begitu juga dari suara-suara kendaraan bermotor yang silih berganti. Tapi ini sudah biasa bagiku. Ketika kubuka mata ini, pikiran dan perutku seakan mengerti. Saatnya kucari sesuap nasi. Menelusuri rimba rayanya kota, tertatih pada rintih kaki dan berpeluh pada guritan derita. Kakiku terus melangkah, sementara perutku pun terus mendendangkan lagu keroncongnya. Kutilik dibalik rumah mewah itu. Bahagia sekali, mereka sarapan pagi bersama dengan makanan telah tersaji diatas meja. Sementara aku?? Berapa kilometer lagi harus kutempuh?? “Aku tak seberuntung mereka”. Di teriknya matahari yang seakan ingin membakar kulitku, aku harus mengais rejeki. Di jalanan, di perempatan, di warung-warung, tak peduli betapa teriknya siang ini. Dengan lagu kudendangkan juga dengan tangan menengadah. Pengemis, pengamen, mungkin itu kata yang lebih tepat. Anak jalanan, anak terlantar, apapun kata mereka aku tak peduli. Buat aku yang terpenting adalah bagaimana menyambung nyawaku. Kutengok di balik gedung itu. Nyamannya mereka, tidak kepanasan, duduk disana, mendapatkan pendidikan, mendapatkan teman pula. Inginnya aku bersekolah. Tapi uang dari mana? Bagaimana bisa? Kalaupun telah ada sekolah gratis, belum tentu yang lainnya gratis. Kalaupun aku sekolah, bagaimana aku bisa mencari sesuap nasi? Sekali lagi aku harus berkata, “Aku tak seberuntung mereka”. Lalu ketika senja tiba. Kutahu hari kan gelap. Gelap pula harapanku, ku tahu malam ini aku harus tidur di emperan toko, di kolong langit, bahkan di kolong jembatan. Tanpa peduli apa yang akan terjadi nanti. Hujankah? Hemmm… hujan? Dinginnya malam adalah selimutku.  Kardus bekas adalah kasurku. Tak ada bantal dan guling untukku. Guling dan bantalku telah mati. Diambil Tuhan, bahkan disaat aku ingin merasakan hangatnya pelukan ibu. Yang tersisa hanyalah sebuah kenangan dan dingin yang menusuk kalbu. Sementara aku disini, anak-anak lain tidur menggunakan kasur, selimut tebal, bahkan hangatnya pelukan orang tua. Dan untuk kesekian kalinya, aku harus berkata “Aku tak seberuntung mereka” . Ibu, ingin ku mengadu. Mereka bilang aku anak terlantar, mereka bilang aku anak jalan yang tak pantas jadi teman mereka. Mendekat saja mereka tak mau. Ibu…temanku hanya kepahitan hidup. Isak tangis kutahan, senyum palsu kuperlihatkan. Ingin kutunjukan ketegaran pada diriku, meskipun sebenarnya aku rapuh. Miris… melihat mereka menapaki kepahitan hidup. Tak ada yang peduli, ...
PEMENANG Kontes Blog Mimpiku Untukmu Indonesiaku
Published on Thursday, April 15, 2010 by shandyisme Lalu ketika senja tiba. Kutahu hari kan gelap. Gelap pula harapanku, ku tahu malam ini aku harus tidur di emperan toko, di kolong langit, bahkan di kolong jembatan. Tanpa peduli apa yang akan terjadi nanti. Hujankah? Hemmm… hujan? Dinginnya malam adalah selimutku. Kardus bekas adalah kasurku. Tak ada bantal dan guling untukku. Guling dan bantalku telah mati. Diambil Tuhan, bahkan disaat aku ingin merasakan hangatnya pelukan ibu. Yang tersisa hanyalah sebuah kenangan dan dingin yang menusuk kalbu. Sementara aku disini, anak-anak lain tidur menggunakan kasur, selimut tebal, bahkan hangatnya pelukan orang tua. Dan untuk kesekian kalinya, aku harus berkata “Aku tak seberuntung mereka” . -Nafsul Muthmainah, Yap. Sesuai dengan jadwal, hari ini saatnya pengumuman PEMENANG Kontes Blog Mimpiku Untukmu Indonesiaku yang diselenggarakan oleh shandyisme.com yang bekerja sama dengan Web Hosting Biang Web. Sebelumnya terima kasih banyak buat para peserta yang udah mau berpartisipasi dalam lomba blog ini. Semoga tulisan-tulisan yang masuk bisa menginspirasi lebih banyak orang untuk bisa berani bermimpi dan kemudian mewujudkannya, untuk INDONESIA! Dan inilah para pemenang kontes blog Mimpiku Untukmu Indonesiaku! Juara 1 : Nafsul Muthmainah - Jeritan Anak Jalanan Juara 2 : Wendy Achmmad Mustaqim - Indonesia : Lebih Baik dan Terbaik Juara 3 : Asep Saiful Bahri - Inspirasi Mimpi Untuk Indonesia Selamat kepada para pemenang! Aku bermimpi, Mereka, para suporter klub sepakbola saling merangkulkan tangan setelah usai pertandingan. Meski salah satu diantara jagoan mereka dikalhkan yang lainnya. Tapi semuanya gembira. Tak ada baku hantam, lempar batu, caci maki yang mericuhkan suasana pertandingan. Semuanya gembira, meski tersisa kekecawaan di antara mereka. - Asep Saiful Bahri Bagi yang belum berhasil memenangkan kontes ini, yakinlah, apa yang telah kalian lakukan, apa yang telah kalian tulis akan bisa menginspirasi orang lain! Kontes ini hanyalah sebuah jalan yang kami lakukan agar lebih banyak lagi orang-orang yang mau bermimpi dan tentunya berani untuk mewujudkannya. Teruslah bermimpi kawan! Teruslah berusaha untuk mewujudkan mimpi-mimpi itu! Mulai dari diri kita sendiri, dan mulai dari saat ini. "Besok adalah kepunyaan orang malas" Ya, mari kita mulai hal-hal positif dari sekarang, sedini mungkin. Owh iya, untuk tulisan-tulisannya, akan mulai dipublikasikan mulai hari esok :) NB: Kepada para pemenang, silahkan mengirimkan email ke email@shandyisme.com dengan subjek "Konfirmasi Pemenang".




Aboutisme

Febrian Shandy RifanoFebrian Shandy Rifano - Seorang pendatang baru di dunia Blog. Seorang Blogger Depok yang saat ini memiliki status menjadi seorang mahasiswa Sistem Informasi, Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia. Memiliki ketertarikan yang lebih pada Dunia Internet, Blog, Web Developer, Desain, dan SEO. Memiliki keinginan untuk menjadi seorang Sosio-Entrepreneur. Memiliki semangat untuk memberi, berbagi, dan membuat segala sesuatunya menjadi lebih berarti. Do what you can, with what you have, where you are.

Jejaring Sosialisme

Search
10 Tulisan Terbaru
5 Komentar Terbaru
Gallery
Kategori
Arsip Blog
Tag Cloud
Bannerisme
kompetisi-website-kompas-muda



Indonesia Berprestasi


Statistik
Yang sedang berkunjung saat ini :


Total Pengunjung Sejak 1 Muharram 1430 H / 28 Desember 2008



Join My Community at MyBloglog! Add to Technorati Favorites
View blog authority