Rabu, 24 September 2008
Hari [baca: malam] ini, setelah menghadiri acara buka puasa bersama Fasilkom yang diselenggarakan di Pondok Laras, Kelapa Dua, Depok, seperti biasa setelah suatu acara selesai, maka acara selanjutnya adalah pulang ^_^.. Hujan sejak maghrib telah turun dengan derasnya, sekitar hampir pukul 8 malam, hujan sedikit reda, beberapa dari kami mulai meninggalkan tempat acara untuk segera pulang. Saya pun menuju parkiran motor untuk mengambil motor saya untuk kemudian pulang. Bareng dengan Ryan yang membawa motor juga, kami pun meninggalkan tempat acara buka bersama.
Tak lama meninggalkan tempat acara, hujan kembali deras, tetapi saya memutuskan untuk tetap melanjutkan perjalanan. Saya memutuskan untuk lewat UI setelah sebelumnya melihat ke arah margonda yang ternyata sangat macet. “Petualangan” pun dimulai..
Di jalan masuk gerbang UI, ternyata genangan air sudah menanti. Banjir di sepanjang jalan masuk UI cukup tinggi. Melewati Pos Tiket, saya pun baru menyadari bahwa genangan air yang ada semakin tinggi. Asap pun mulai timbul dari mesin motor. Terlihat beberapa [baca: banyak] pengendara motor yang sedang menuntun motornya, mogok. Cemas, Panik, dan Khawatir pun muncul. Ya Allah, hamba-Mu belum menyelesaikan tugas Matematika Diskrit yang harus dikumpulkan esok harinya, dan hamba-Mu ini belum belajar untuk kuis [baca: latihan ulangan] Dasar-dasar Pemrograman esok harinya pula.
Tak lama melewati Pos Tiket, akhirnya bertemu lagi dengan Ryan. Akhirnya ada barengan. Perjalanan sepanjang gerbang utama UI yang penuh dengan genangan air itu berlangsung amat lama. Saya tidak mau mengambil resiko untuk memacu motor lebih cepat lagi. Saya tidak mau jika akhirnya harus menuntun motor saya jikalau mogok. Bau sampah pun menyegat. Genangan air yang ada sudah pasti membawa naik sampah-sampah yang ada di saluran air.
Sampai di depan Fakultas Hukum, penderitaan itu akhirnya berakhir, untuk sesaat. Hujan mulai reda ketika saya melanjutkan perjalanan sampai ke Kukusan Kelurahan. Namun, tak lama meninggalkan perempatan Kukusan UI, hujan kembali turun dengan derasnya, tambahan air ke tubuh ini tak bisa dielakkan lagi. Air hujan telah dengan sempurna membasahi tubuh ini. Perjalanan dilanjutkan tanpa adanya “hambatan-hambatan”, sampai akhirnya, ketika tepat berada di depan SMANSA Depok [sekolah SMA saya], terlihat sesuatu berwarna putih yang tegak berdiri, dalam kondisi tak bisa berfikir dengan semestinya, saya pun berasumsi bahwa itu adalah sebuah tiang, tidak tau pemikiran dari mana hingga ada sebuah tiang di tengah jalan raya. Akhirnya saya pun membelokkan motor saya, mencoba menghindar. Ketika melewatinya ternyata itu adalah sebuah spanduk yang ikatannya lepas dan menggantung di tengah jalan. Bersyukur jalan ketika itu tidak ramai, sehingga respon kaget membelokkan motor tidak mengganggu pengguna kendaraan lain.
Mendekati lampu merah, ingat kalau hujan deras maka daerah Sandra menuju ke arah Jalan Cagar Alam sudah dapat dipastikan banjir. Alhamdulillah ternyata banjir di Sandra sudah mulai surut, rasa cemas akan motor mogok pun mulai menghilang. Akhirnya, Alhamdulillah saya dapat sampai ke rumah dengan selamat, dengan keadaan basah kuyup.
~ ditulis dengan mata yang telah mulai redup, dengan tubuh yang sebelumnya basah kuyup, dengan lelahnya aktivitas hari ini yang akan segera ditutup.












![[Winner] The Starbing Team](http://farm5.staticflickr.com/4109/5065267318_ecd1986c25_s.jpg)




