183. Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa,
Perintah shaum (puasa) dalam Alquran dikaitkan dengan kepastian target mencapai sukses, “… pasti kalian menjadi orang yang takwa.”(Al-Baqarah:183).
Allah SWT menempatkan kata tattaquun dalam bentuk aktif: sedang dan akan bertakwa. Hal ini menunjukkan bahwa untuk mencapai taqwa tsb harus melalui proses. Ketika Ramadhan tiba proses menuju pendewasaan ruhani mulai bergulir; kebiasaan ibadah meningkat, semangat berzikir, salat berjamaah, melaksanakan aktivitas-aktivitas, infak,shadaqah begitu kondusif. Membaca Alquran sampai khatam ditempuh dengan semangat membara. Inilah proses tercapainya derajat takwa yang akan membawa kepada kesuksesan.
Pendidikan apakah yang diberikan Ramadhan untuk menuju sukses?
1. Sabar
Dalam hadis yang diriwayatkan Ibnu Huzaimah ditegaskan. “Bulan Ramadhan adalah bulan kesabaran, dan ganjaran kesabaran adalah surga.” Sabar adalah memilih nilai agama dan mengesampingkan hawa nafsu. Di saat tidur lelap kita bangun untuk sahur. Masih terasa kantuk segera mengambil air wudu untuk melaksanakan salat subuh dilanjutkan dengan ta’lim kuliyah subuh. Mata sayu karena kurang tidur, tubuh letih, tetapi dengan kesabarannya dijalani dengan penuh semangat.
2. Ikhlas
Kata ikhlas memiliki makna yang erat kaitannya dengan akidah, ialah melaksanakan aktivitas semata-mata mengharapkan keridhaan-Nya. Puasa di bulan Ramadhan hanya dapat dilaksanakan dengan ikhlas. Karena itu, orang melaksanakan puasa tidak karena riya, dalam puasa keutamaan mengharapkan keridhaan-Nya adalah segala-galanya.
3. Ibadah
Ibadah adalah penghambaan diri kepada Allah SWT, pelaksanaan ibadah di bulan Ramadhan begitu semangat dan indah. Demikianlah Ramadhan sarana terbaik dalam melaksanakan pembiasaan ibadah. Ibadah adalah panggilan ruhaniah menuju Ilahi.
4. Ihsan
Ihsan ialah berbuat baik yang diimplementasikan dengan sikap meyakini seluruh akitivitasnya disaksikan oleh Allah SWT. Orang yang puasa di bulan Ramadhan tidak akan mencuri-curi kesempatan untuk makan dan minum karena meyakini ada Allah yang mengawasi seluruh aktifitasnya.
5. Istiqamah
Istiqamah adalah teguh pendirian, disiplin, tidak tergoyahkan. Di antara ayat kauniyah yg menggambarkan istiqamah, digambarkan dengan ikan yang hidup di laut. Sekalipun air yang ada di laut rasanya asin, tetapi ikan itu tubuhnya tidak ikut asin. Mengapa? karena ikan itu memiliki ruh, karena ia hidup. Orang yang melaksanakan puasa di bulan Ramadhan dilatih untuk tidak tepengaruh oleh lingkungan yang buruk malah ikut mewarnai sekitarnya.
Marhaban Ya Ramadhan..
“Esok adalah harapan, sekarang adalah pengalaman, kemarin adalah kenangan, yang tak luput dari kekhilafan, mohon maaf lahir dan batin, semoga ramadhan kali ini dapat lebih berarti..Amin.”
Sumber : e-article, ga ada keterangan penulis’a..[dengan perubahan]
- deBlogger Berbagi di Bulan Suci
- Fenomena Ramadhan di Indonesia
- Selamat Datang Ramadhan 1430H
- Ramadhan Telah Pergi
- Selamat Hari Raya Idul Fitri 1430H
Tulisan Terkait:













![[Winner] The Starbing Team](http://farm5.staticflickr.com/4109/5065267318_ecd1986c25_s.jpg)




